Jumat, 09 Agustus 2013

RenHar 9 Agustus 2013.



RenHar Jumat Kliwon 9/8.
Ul 4:32-40.
Mat 16:24-28.
“Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memanggul salibnya, dan mengikti Aku”. 
Ajaran Yesus sangat bertentangan dengan ajaran dunia. 
Salib menawarkan jalan penderitaan, tetapi dunia menawarkan harta dunia dan cinta diri. 
Kearifan Jawa mengajarkan hidup harus memilih, urip mukti apa urip mulya. 
Memilih urip mulya harus rela membubarkan ego untuk mencapai kesadaran hati sejati (awareness, eling setiap saat) demi mahkota surgawi.

Kamis, 08 Agustus 2013

RenHar 8 Agustus 2013.



RenHar Kamis Wage 8/8.
Bil 20:1-13.
Mat 16:13-23.                                     
PW ST. Dominikus, Pendiri Ordo Pengkotbah, Imam.
“Enyahlah iblis, engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia”. 
Tugas kita berani tegas menolak tipu daya yang selalu menawarkan kenikmatan sesaat tapi membawa kepada kebinasaan. 
Dengan tekun laku doa hening eling setiap saat diikuti matiraga, kita berani mengubah jalan pikiran manusiawi kita menjadi sama dengan jalan pikiran Allah.
Sugeng wungon Jemuah Kliwonan.

Rabu, 07 Agustus 2013

RenHar 7 Agustus 2013.



RenHar Rabu Pon 7/8.
Bil 13:1-2a.25-14:1.26-29.34-35.
Mat 15:21-28.
Tuhan Yesus tak akan melakukan yang bertentangan dengan hakikat diri-Nya, Yesus senantiasa mengasihi semua ciptaan-Nya.
Ungkapan Jawa: “jer basuki mawa bea”, artinya segala sesuatu harus kita raih dengan cara baik dan benar, penuh harap hanya kepada Allah, sama seperti yang dilakukan perempuan Kanaan dalam perikop Injil hari ini.
Marilah kita merendahkan hati agar dapat melihat kebesaran Tuhan. 

Selasa, 06 Agustus 2013

RenHar 6 Agustus 2013.



RenHar Selasa Pahing 6/8.
Dan 7:9-10.13-14/Ptr 1:16-19.
Luk 9;28b-36.
Pesta Yesus menampakkan kemuliaan-Nya.
Supaya bisa berelasi baik dengan Tuhan, kita teladani model relasi Yesus dengan Bapa-Nya seperti yang tertulis dalam perikop Injil hari ini. 
Yakni kita saling meneguhkan dengan sregep Necep Sabda Dalem (mendengarkan sabda-Nya), Neges Kersa Dalem (doa hening merenungkan kehendak-Nya), supaya mampu Ngemban Dhawuh Dalem Gusti, mewujudkan welas asih tresna kepada sesama yang adalah citra Allah.

Senin, 05 Agustus 2013

RenHar 5 Agustus 2013.



RenHar Senin Legi 5/8.
Bil 11:4b-15.
Mat4:13-21.                                                                                                 
Karena kemampuan manusia terbatas, maka jangan pernah lupa menyatukan hidup ini dengan kemampuan Allah yang tanpa batas. 
Kisah Injil hari ini tentang penggandaan lima roti dan dua ikan menjadi kekuatan hidup kita, berani tanpa kuatir melakukan perbuatan kasih kepada sesama, apapun wujudnya. 
Percayalah bahwa Tuhan selalu campur tangan dalam setiap perbuatan kasih yang kita lakukan.

Minggu, 04 Agustus 2013

RenHar 4 Agustus 2013.



RenHar Minggu Kliwon 4/8.
Pengkotbah 1:2;2:21-23.
Kol 3:1-5.9-11.
Luk 12:13-21.
“Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan!...”
Sabda Yesus hari ini mengingatkan bahwa kemelekatan terhadap apapun itu pangkalnya adalah “aku”, buahnya antara lain ketamakan yang membuat hidup tidak bisa proporsional. 
Arti hidup proporsional adalah bahwa barang yang kasat mata seharusnya untuk memenuhi keperluan raga. Tetapi apabila yang kasat mata untuk memenuhi batinnya, seberapapun banyak barangnya, tetap saja merasa kurang. 

Sabtu, 03 Agustus 2013

RenHar 3 Agustus 2013.



RenHar Sabtu Wage 3/8.
Imamat 25:1.8-17.
Mat 14:1-12.
Kisah Injil hari ini sebuah contoh nyata bahwa kemampuan intelektual tanpa didasari kesadaran melampaui pikiran menjadi rentan arogan tanpa rendah hati.
Meskipun hati Herodes kagum akan kepribadian Yohanes Pembaptis, tetapi tetap saja kesadaran hatinya dikalahkan oleh pikiran yang secara naluri mementingkan dirinya sendiri, sehingga dengan enteng mencari pembenaran diri.