Kamis, 26 Desember 2013

RenHar 26 Desember 2013.



RenHar Kamis Wage 26/12.
Kis 6:8-10; 7:54-59.
Mat 10:17-22.
“…, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan,…” 
Kutipan Sabda Tuhan ini mengingatkan kita pentingnya dalam segala hal menggunakan kesadaran hati, karena percaya karunia Allah memampukan kita bersikap dan bertutur kata bijak penuh welas asih kepada siapa saja. 
Mau menyangkal diri memampukan kita menjadi martir modern yang siap diejek, dihina, siap kalah dan tidak populer menurut ukuran dunia, berani lewat jalan berbatu di saat orang lain memilih jalan tol.

Rabu, 25 Desember 2013

RenHar 25 Desember 2013.



RenHar Rabu Pon 25/12.
Yes 52:7-10.
Ibr 1:1-6.
Yoh 1:1-18.
Perjuangan setiap orang adalah menyelaraskan hidupnya dengan kehendak Allah. 
Tetapi karena kedagingannya mengakibatkan sulit hidup dalam terang Allah. 
Kita tanggapi pengampunan-Nya dengan pertobatan mau menyangkal diri, supaya bisa merayakan Natal sesuai kehendak Allah, yakni keseharian hidup kita nyaman, selalu fresh tanpa ego, peaceful, berbelarasa, welas asih dalam relasi dengan siapa saja.  
Sugeng Kersmis Saudari/a-ku.

Selasa, 24 Desember 2013

RenHar 24 Desember 2013.



RenHar Selasa Pahing 24/12.
2Sam 7:1-5.8b-12.16.
Luk 1:67-79.
Injil hari ini mengingatkan bahwa Rahmat Natal adalah hadiah pengampunan dari Allah kepada semua orang. 
Jika karena dosa-dosa kita kepada Allah dan sesama menjadikan kita merasa jauh dari Allah, maka dengan pertobatan serta rahmat pengampunan-Nya, membuahkan kesadaran hati bahwa Tuhan selalu hadir dalam diri kita dan sesama, sehingga kita bisa dalam sikap dan perbuatan mewujudkan kasih sejati sebagaimana teladan-Nya, yakni mengasihi siapa saja tanpa pamrih dan tanpa diskriminasi.

Senin, 23 Desember 2013

RenHar 23 Desember 2013.



RenHar Senin Legi 23/12.
Maleakhi 3:1-4;4:4:5-6.
Luk 1:57-66.
Injil hari ini tentang kelahiran Yohanes, mengingatkan kita bahwa setiap kelahiran, selain membawa kebahagiaan bagi orang tuanya, juga tanggung jawab besar yang dipercayakan Allah kepada orang tua maupun kepada pribadi yang dilahirkan.
Kita teladani Yohanes yang selalu bisa menerima segala perkara secara apa adanya karena mau menyangkal diri, sehingga menjadikannya pribadi yang bertanggung jawab dan setia. 
Pribadi seperti itulah, Tuhan akan menyediakan kehidupan abadi di surga.     

Minggu, 22 Desember 2013

RenHar 22 Desember 2013.



RenHar Minggu Kliwon 22/12.
Yes 7:10-14.
Rm 1:1-7.
Mat 1:18-24.
Kita dipanggil untuk mempersiapkan diri dengan kesadaran hati atas kehadiran Tuhan dalam segala peristiwa hidup kita (bukan hanya di hari Natal). 
Allah sang penguasa surga dan bumi mengesampingkan kemuliaan ilahi-Nya dan menjadi pelayan bagi kita, wafat di salib demi menebus dosa-dosa kita. 
Kita diutus meneladani-Nya dengan mau menyangkal diri, agar bisa melayani orang lain dengan rendah hati. Itulah semangat Natal sejati.