Jumat, 02 Agustus 2013

RenHar 2 Agustus 2013.



RenHar Jumat Pon 2/8.
Imamat 23:1.4-11.15-16.27.34b-37.
Mat 13:54-58.
Perikop Injil hari ini mengisahkan Yesus yang ditolak di kampung-Nya.
Mereka yang menolak Yesus inilah contoh pribadi yang tidak mau menerima sesuatu secara apa adanya, tetapi beropini, bukan apa yang dikatakan tetapi siapa yang mengatakan.
Hari ini kita diingatkan pentingnya kebiasaan menerima segala perkara menggunakan kesadaran melampaui pikiran atau kesadaran hati atau batin (awareness) yang dalam kearifan Jawa disebut tansah eling.

Kamis, 01 Agustus 2013

RenHar 1 Agustus 2013.



RenHar Kamis Pahing 1/8.
Kel 40:16-21.34-38 atau Rm 8:1-4.
Mat 13:47-53.
Pesta Wajib Santo Alfonsus Maria de Liguori, Uskup Pujangga Gereja.
Injil hari ini mengingatkan bahwa meskipun kita sudah dibaptis dan masuk dalam pukat Kristus, tetapi tidak berarti secara otomatis diselamatkan. 
Perlu pertobatan agar memiliki kebiasaan baik, yang menuntut ketekunan dan ketabahan. 
Meskipun kebiasaan baik itu hasil dari latihan panjang, tetapi bukanlah dari penguatan diri, melainkan buah dari pelepasan diri.

Rabu, 31 Juli 2013

RenHar 31 Juli 2013.



RenHar Rabu Legi 31/7.
Kel 34:29-35.
Mat 13:44-46.
PW St Ignatius dari Loyola
Pendiri Serikat Yesus (SJ), juga pengikut hidup rohani Fransiskus dari Asisi, yang namanya dipakai oleh Sri Paus sekarang.
Sabda Yesus hari ini mengingatkan kita betapa pentingnya mengumpulkan bekal keselamatan rohani.
Analoginya kalau demi harta duniawi saja orang berani berkorban, apalagi untuk mendapatkan harta surgawi? 
Tetapi bagaimana yang sering kita saksikan di sekitar kita?

Selasa, 30 Juli 2013

RenHar 30 Juli 2013.



RenHar Selasa Kliwon 30/7.
Kel 33:7-11;34:5b-9.28.
Mat 13:36-43.
Injil hari ini Yesus mengingatkan kita jangan pernah menyesal dan kapok berbuat baik atau kasih, walaupun banyak perbuatan tersebut dibalas dengan kejahatan.
Inilah janji Tuhan Yesus kepada kita “Pada waktu itulah orang benar akan bercahaya seperti matahari...” (Mat 13:43)
Mgr. Ignatius Suharyo di malem Selasa Kliwon ini mengajak kita mau merenungkan: gambaran dan pengalaman akan Allah yang seperti apakah yang entah disadari atau tidak, memengaruhi sikap-sikap dan pilihan-pilihan hidup Anda?

Senin, 29 Juli 2013

RenHar 29 Juli 2013.



RenHar Senin Wage 29/7.
Kel 32:15-24.30-34.
Mat 13:31-35.
Di Pesta Wajib Santa Marta hari ini kita teringat akan kisah Maria dan Marta.
Marta diidentikkan sebagai pekerja keras, mengembangkan talentanya.
Kita juga diingatkan oleh Rasul Paulus, “Barang siapa tidak bekerja, janganlah ia makan” (2Tes 3:10).
Semua kesibukan Marta untuk Yesus, inilah yang harus kita teladani, bahwa semua yang kita kerjakanpun untuk semakin memuliakan Allah.
Untuk itu jangan pernah lupa berdoa, karena doa yang berpusat kepada Allah pasti menguatkan hidup kita.

Minggu, 28 Juli 2013

RenHar 28 Juli 2013.



RenHar Minggu Pon 28/7.
Kej 18:20-32.
Kol 2:12-14.
Luk 11:1-13.
Injil hari ini Yesus mengumpamakan permohonan kepada Tuhan itu seperti orang yang dimintai bantuan tidak mau bangun, tetapi karena yang meminta tidak tahu malu, akhirnya kepadanya diberikan juga. 
Itulah KEKUATAN DOA, yakni apabila kita mau bersyukur dan rendah hati di hadapan Tuhan, serta diungkapkan dalam perbuatan hidup sehari-hari kepada sesama.
Doa syukur dan permohonan yang berpusat kepada Allah menuntun kita mengerti yang terbaik bagi kita, bukan baik menurut kemauan kita.

Sabtu, 27 Juli 2013

RenHar 27 Juli 2013.



RenHar Sabtu Pahing 27/7.
Kel 24:3-8.
Mat 13:24-30.
Injil hari ini mengingatkan kita bahwa selama masih menjalani peziarahan hidup di dunia, segala kejahatan selalu ada di mana-mana.
Tetapi jika kita mengaku dan menghayati sebagai gandum yang ditanam Allah dengan segala kebaikan-Nya, maka sikap dan perbuatan hidup kita sehari-haripun bisa selalu menghadirkan kebaikan Tuhan tanpa harus mengeluh, merasa berjasa, apalagi menyalahkan orang lain.