Selasa, 07 Januari 2014

RenHar 7 Januari 2014.



RenHar Selasa Legi 7/1.
1Yoh 4:7-10.
Mrk 6:34-44.
Injil hari ini pelajaran bagi kita bahwa sikap yang pertama dalam menghadapi persoalan hidup adalah tergeraknya hati oleh belas kasih, bukan hitung-hitungan pikiran yang naluriah egois. 
Percayalah bahwa Karunia Allah datang tanpa bisa diantisipasi. 
Untuk bisa berbelas kasih diperlukan kebiasaan mengasah kesadaran hati, yang salah satunya  membiasakan doa hening meditasi Awareness (tansah Eling), yang juga bermanfaat menggunakan pikiran secara efektif tidak membuang energi sia-sia (lima roti dan dua ikan).

Senin, 06 Januari 2014

RenHar 6 Januari 2014.



RenHar Senin Kliwon 6/1.
1Yoh 3:22-4:6.
Mat 4:12-17.23-25.
Injil hari ini memanggil kita mau setiap saat bertobat dari motivasi duniawi menuju keilahian. Sesungguhnya segala yang ada di dunia termasuk dalam relasi dengan sesama adalah sarana memperoleh kehidupan kekal. 
Karunia kekuatan Allah justru datang ketika aku mau menghayati hidup dengan melepaskan aku (menyangkal diri).
Buahnya mampu diutus mewujudkan love compassion (berbela rasa dan welas asih tresna) kepada sesama serta menjaga kelestarian ciptaan.

Minggu, 05 Januari 2014

RenHar 5 Januari 2014.



RenHar Minggu Wage 5/1/14.
Yes 60:1-6.
Ef 3:2-3a.5-6.
Mat 2:1-12.
Di HR Penampakan Tuhan hari ini, kita diingatkan perlunya dalam hidup ini selalu memprioritaskan necep sabda dan neges kersa Dalem Gusti supaya mampu melihat ”bintang Allah” dalam berbagai kehidupan, serta bisa merasakan kehadiran-Nya dalam diri dan sesama.
Sehingga mampu menyangkal diri, mempersembahkan hidup ini kepada-Nya dalam sikap, tutur kata dan perbuatan welas asih tresna kepada siapa saja.

Sabtu, 04 Januari 2014

RenHar 4 Januari 2014.



RenHar Sabtu Pon 4/1/14.
1Yoh 3:7-10.
Yoh 1:35-42.
Lalu Andreas membawa Simon kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata, ”Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas, artinya: Petrus.” 
Simon diberi nama oleh Yesus ”Kefas” yang artinya Petrus (batu karang).
Kitapun telah memperoleh nama baru dari Tuhan ketika dibaptis, nama yang menuntun hidup pada jati diri yang sejati, meskipun kita dalam situasi dan kondisi apapun, Allah selalu menyertai.
Bukan kebetulan apabila nama pelindung mempengaruhi kehidupan ybs (Quo Vadis Domine)

Jumat, 03 Januari 2014

RenHar 3 Januari 2014.



RenHar Jumat Pahing 3/1/14.
1Yoh 2:29-3:6.
Yoh 1:29-34.
Injil hari ini mengingatkan kita supaya jangan jatuh pada godaan mewartakan diri sendiri (bukan Allah).
Karena, naluriah manusia itu senang bila disanjung, dihormati atau egois (padahal energi bangga itu hanya 175, di atas marah 150).
Dengan mau berlatih menggunakan kesadaran melampaui kesadaran pikiran (awareness/ eling), niscaya mampu melepas aku, punya bela rasa kepada siapa saja, efektif menggunakan pikiran ketika pikiran benar-benar dibutuhkan untuk memecahkan sesuatu yang kasat mata, tidak sia-sia membuang energi, dan menyehatkan jiwa raga.

Kamis, 02 Januari 2014

RenHar 2 Januari 2014.



RenHar Kamis Legi 2/1/14.
1Yoh 2:22-27.
Yoh 1:19-28.
Injil hari ini di PW St. Basilius Agung & Greg, Uskup & Pujangga Gereja, mengingatkan ucapan swargi Rm Mangun Wijaya bahwa orang beragama tidak otomatis beriman, karena hanya menggunakan kesadaran pikiran.
Dalam berelasi dengan Tuhan dan sesama harus mau menggunakan kesadaran hati (awareness/eling) yang memampukan diri melepas aku, merasakan kehadiran-Nya dalam diri dan sesama.
Buahnya, selalu welas asih tresna kepada siapa saja, dimulai kepada orang-orang terdekat.

Rabu, 01 Januari 2014

RenHar 1 Januari 2014.



RenHar Rabu Kliwon 1/1/14.
Bil 6:22-27.
Gal 4:4-7.
Luk 2:16-21.
HR St Maria Bunda Allah.
“Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hati dan merenungkannya.”
Kita teladani sikap bunda Maria yang selalu mengasah kesadaran hati, melepas aku dan mau merenungkannya, sehingga dikaruniai kemampuan menanggapi segala perkara dengan iman kepada Tuhan, yang diungkapkan selalu lemah lembut, rendah hati, sederhana dan sabar dalam berelasi dengan siapa saja.
Selamat Tahun Baru 2014, Ad Maiorem Dei Gloriam.