Jumat, 07 Juni 2013

RenHar 7 Juni 2013.



RenHar Jumat Pahing 7/6
Yeh 34:11-16
Rm 5:5b-11
Luk 15:3-7
Di HR Hati Yesus yang Mahakudus ini kita merayakan hati Allah yang mengasihi kita, mengutus Anak-Nya, Yesus untuk menyelamatkan kita.
Berkurban untuk orang baik mungkin ada yang berani mati, tetapi untuk yang tidak baik? 
Inilah yang dilakukan Yesus untuk kita para pendosa.
Kita tanggapi kasih-Nya dengan pikiran, perkataan dan perbuatan baik, rendah hati, awareness kepada sesama, karena Allah selalu hadir dalam diri sesama kita.

Kamis, 06 Juni 2013

RenHar 6 Juni 2013.



RenHar Kamis Legi 6/6
Tb 6:10-11;7:1.9-17;8:4-9a
Mrk 12:28-34
Injil hari ini mengutus kita supaya tidak hidup legalistik, menjalankan aturan tetapi tanpa cinta kasih.
Ada kisah seorang Sufi yang pagi, siang, malam kemana-mana membawa obor menyala dan kendi berisi air. 
Karena heran, seseorang bertanya untuk apa? Jawabannya; api untuk membakar surga, agar orang menjalani kehidupan bukan demi masuk surga; air untuk memadamkan api neraka, agar bukan karena takut masuk neraka. 
Tetapi agar orang bisa belajar bertindak, bekerja dan menjalani kehidupan karena cinta.

Rabu, 05 Juni 2013

RenHar 5 Juni 2013.



RenHar Rabu Kliwon 5/6
Tb 3:1-11a.16-17a
Mrk 12:18-27
PW S. Bonifasius, Uskup Martir
Memang, kita tidak pernah bertemu orang sama dengan orang Saduki yang secara eksplisit tidak percaya akan kebangkitan orang mati, tetapi kita dengan mudah saksikan di sekitar kita, orang yang dalam sikap dan perbuatannya setali tiga uang dengan orang Saduki, yakni merampas hak orang lain demi memperkaya diri, kekerasan atas nama kekuasaan, hukum, bahkan atas nama Tuhan. 
Semua ini bisa kita jadikan pelajaran hidup yang sangat berharga supaya tidak hidup legalistis dan selalu mencari pembenaran diri.    

Selasa, 04 Juni 2013

RenHar 4 Juni 2013.



RenHar Selasa Wage 4/6
Tb 2:9-14
Mrk 12:13-17
“Berikanlah kepada kaisar yang menjadi hak kaisar dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah.” Hari ini kita diingatkan supaya selalu mau memenuhi kewajiban kepada negara, Gereja dan apapun tugas yang diberikan kepada kita.
Jangan pernah menghindari kwajiban dengan berbagai pembenaran diri.
Kita juga berharap kepada para pengelola apapun, supaya mau selalu jujur penuh tanggung jawab, dan harus dimulai dari diri kita sendiri. 
Punya kesadaran hati bahwa ada kehidupan kekal sesudah kita menjalani peziarahan hidup di dunia ini.

Senin, 03 Juni 2013

RenHar 3 Juni 2013.



RenHar Senin Pon 3/6
Tb 1:3;2:1a-8
Mrk 12:1-12
Di PW S. Karolus Lwange dkk Mrt hari ini, kita diutus mau meneladani Tobit; berani melawan arus demi kebaikan dan kebenaran. 
Sikap dan perbuatan "melawan arus" sekarang ini diperlukan, meskipun hanya bagai setetes air di tengah padang pasir. 
Dengan disertai laku doa dan matiraga, niscaya Tuhan menuntun hati kita menemukan jurus yang meskipun tidak menyilaukan mata tapi mampu mententuh hati karena dijalani dengan cinta. 

Minggu, 02 Juni 2013

RenHar 2 Juni 2013.



RenHar Minggu Pahing 2/6
Kej 14:18-20
1Kor 11:23-26
Luk 9:11b-17
Di Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus hari ini, kita diajak oleh Mgr. Ignatius Suharyo untuk merenungkan: Dalam Kristus, kita dijadikan semakin serupa dengan Kristus.
Silahkan menemukan apa arti pernyataan ini secara kongkrit dalam kisah Injil yang dibacakan pada hari ini. Anda juga bisa membaca, misalnya Filipi 2:1-5.

Sabtu, 01 Juni 2013

RenHar 1 Juni 2013.



RenHar Sabtu Legi 1/6
Sirakh 51:12-20
Mrk 11:27-33
Kisah Injil di PW S. Yustinus Martir hari ini, juga masih terus terjadi sampai sekarang, yakni pemegang otoritas apapun dengan kasat mata merekayasa, memutar balikkan fakta atas nama otoritas (contohnya mudah dicari). 
Padahal orang baru bisa disebut pemegang otoritas sejati apabila satu kata dalam perbuatan selalu jujur dan benar secara moral. 
Pelajaran bagi kita supaya selalu mengutamakan kebenaran dan keadilan didasari kejujuran penuh welas asih tresna, karena sekecil apapun, setiap orang mempunyai otoritas.