Kamis, 30 Agustus 2012

RenHar 30 Agustus 2012.


RenHar Kamis Legi 30/8
1Kor 1:1-9
Mat 24:42-51
Injil hari ini Yesus mengingatkan kita supaya senantiasa berjaga-jaga, karena kita tidak tahu saat akhir hidup kita akan tiba. 
Maka selagi kita masih punya kesempatan, haruslah hidup ini kita isi dengan sikap, tutur kata & perbuatan hidup sehari-hari penuh kesetiaan, jujur, rendah hati, bertobat, welas asih & asih tresna kepada siapa saja tanpa diskriminasi, sehingga di hari penghakiman terakhir nanti kita tidak akan menjawab Dia: Tuhan bilamanakah kami melihat Engkau lapar, haus, sakit, sebagai orang asing, dst… (senantiasa berjaga-jaga).

Rabu, 29 Agustus 2012

RenHar 29 Agustus 2012.


RenHar Rabu Kliwon 29/8
2Tes 3:6-10.16-18
Mrk 6:17-29
Injil hari ini peringatan bagi kita supaya dalam menjalani hidup ini tidak mengutamakan gengsi atau citra diri seperti Herodes dalam Injil hari ini.
Citra diri terjadi karena ybs kurang menyadari bahwa manusia ini adalah raga berjiwa atau jiwa beraga yang tak dapat dipisah-pisahkan, sehingga orang sering tidak mampu memilah mana yang menjadi kebutuhan jiwa & mana yang menjadi kebutuhan raga kita, dicampur aduk, bingung menempatkannya demi citra diri bukan demi semakin memuliakan Allah, Ad Maiorem Dei Gloriam 
(mengapa harus demi citra diri?).

Selasa, 28 Agustus 2012

RenHar 28 Agustus 2012.


RenHar Selasa Wage 28/8
2Tes 2:1-3a.13b-17
Mat 23:23-26
Kutipan Injil di Peringatan Santo Agustinus hari ini tetap saja terjadi sampai sekarang, yakni orang beragama sudah merasa beres ketika sudah menjalankan ritual yang bisa dilihat orang.
Tetapi substansinya diabaikan, yakni keadilan, kebenaran, welas asih tresna nir kekerasan & kesetiaan.
Sadari bahwa kita dipanggil & diutus Tuhan mau total melakukan perintah-Nya, yakni yang satu dilakukan, yang lain jangan diabaikan. Harus selaras antara sikap batin dan ungkapan lahiriah dalam perbuatan hidup sehari-hari 
(ritual saja tidak cukup).  

Senin, 27 Agustus 2012

RenHar 27 Agustus 2012.


RenHar Senin Pon 27/8
2Tes 1:1-5.11b-12.
Luk 7:11-17
Di Peringatan Santa Monika hari ini, kita teladani pentingnya doa dengan hati, pertobatan, laku batin, matiraga, dan perbuatan welas asih tresna kepada siapa saja tanpa diskriminasi.
Ketekunan doa Santa Monika telah mengantarkan Santo Agustinus puteranya menjadi orang kudus. 
Kita didik, dampingi, dan doakan anak-anak kita seperti teladan Santa Monika, niscaya kitapun mampu tut wuri handayani mengantarkan anak-anak kita menjadi pribadi yang sesuai kehendak-Nya, tidak selalu harus sama dengan yang  kita inginkan, karena setiap pribadi memiliki talenta dan panggilan masing-masing. (kekuatan doa itu sangat luar biasa).    

Minggu, 26 Agustus 2012

RenHar 26 Agustus 2012.


RenHar Minggu Pahing 26/8
Yos 24:1-2a.15-17.18b
Ef 5:21-32
Yoh 6:60-69
Ndherek Gusti ora gampang. Dalam Injil hari ini dikisahkan banyak murid Yesus mengundurkan diri.
Melarikan diri dari persoalan apalagi dari Allah dianggap oleh sebagian orang sebagai jalan keluar terbaik.
Kita diutus mau menghadapi persoalan hidup dengan penuh iman, harapan & kasih. 
Rendah hati, pertobatan yang diikuti laku batin, matiraga & Ekaristi akan menyadarkan kita bahwa hidup ini tidak cukup hanya dengan mengandalkan akal, tetapi juga bisa merasakan manunggaling kawula Gusti & jalan keluar yg ditunjukkan Allah, meski kadang tidak masuk akal. 
Inilah iman yang menyelamatkan.
Selamat merayakan Ekaristi Minggu bersama keluarga 
(Ekaristi menyatukan kita dengan-Nya).

Sabtu, 25 Agustus 2012

RenHar 25 Agustus 2012.


RenHar Sabtu Legi 25/8
Yehez 43:1-7a
Mat 23:1-12
Orang cenderung mengutamakan siapa yang mengatakan daripada apa yang dikatakan.
Injil hari ini mengingatkan kita supaya selalu jernih berpikir dengan hati, tanpa beropini atau “menganalisa” siapa yang mengatakan.
Kebaikan atau kebenaran adalah tetap kebaikan atau kebenaran meskipun disampaikan oleh orang yang menurut kacamata kita tidak baik.
Sikap demikian selain menjadikan kita selalu bisa melihat kebenaran, kita juga tidak jatuh dalam dosa menghakimi orang lain (bukan siapa tapi apa yang dikatakan).

Jumat, 24 Agustus 2012

RenHar 24 Agustus 2012.


RenHar Jumat Kliwon 24/8
Wahyu 21:9b-14
Yoh 1:45-51
Di Pesta St. Bartolomeus hari ini, kita diutus belajar dari perjumpaan Natael dengan Yesus lewat Filipus, yakni supaya dalam setiap perjumpaan kita dengan siapa saja harus selalu bersikap positif tanpa apriori & opini, karena selain bahwa Tuhan bisa menggunakan siapa saja untuk menyapa kita,  percayalah bahwa dengan ketulusan hati kita, Tuhan akan menuntun langkah hidup kita sesuai kehendak-Nya (berjumpa dengan Kristus).