Senin, 21 November 2011

RenHar Senin 21 Nopember 2011.

RenHar Senin Pon 21/11.
Dan 1:1-6.8-20.
Luk 21:1-4.
Cerita janda dalam Injil hari ini yang telah memberikan seluruh kekayaannya sebagai persembahan, adalah wujud keberanian mempertaruhkan hidupnya (karena imannya), dan setelah memberi persembahan, ia tidak punya apa-apa lagi.
Makna Sabda Tuhan hari ini adalah pertanyaan kepada kita, beranikah kita hidup bergantung sepenuhnya kepada penyelenggaraan Tuhan atau masih setengah hati bersikap kepada-Nya?

Minggu, 20 November 2011

RenHar Minggu 20 Nopember 2011.

RenHar Minggu Pahing 20/11.
Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam.
Yeh 34:11-12.
1Kor 15:20-26a.28.
Mat 25:31-46.
Kita teladani Ibu Teresa yang telah menghayati teladan Yesus Sang Raja Sejati secara konsisten: 
Dengan penuh hormat dan kidmat Bunda Teresa menyambut Tubuh Kristus dalam Ekaristi sebagai bekal karyanya. 
Selanjutnya, ia turun ke jalan membopong orang miskin yang sakit serta terlantar dengan penuh kasih dan hormat pula, karena dalam diri mereka itulah Kristus hadir.
Sudahkah kita memperlakukan sesama, terutama mereka yang lemah dan rendah menurut ukuran dunia dengan penuh kasih dan hormat pula, sebagaimana yang diteladankan Yesus serta dilakukan oleh ibu Teresa?

Sabtu, 19 November 2011

RenHar Sabtu 19 Nopember 2011.

RenHar Sabtu Legi 19/11.
1Makabe 6:1-13.
Luk 20:27-40.
Kebangkitan dari kematian adalah tetap menjadi misteri abadi. 
Yang kita perlukan adalah iman (adapun perihal iman tidak senantiasa bisa dijelaskan dengan logika kita).
Yang diperlukan dari kita adalah kepercayaan dan penyerahan diri kepada rahasia Allah.
Tidak semua misteri dapat kita singkap dan tidak semua pertanyaan akan mendapatkan jawaban.  
Inilah misteri iman
Bahwa yang dipikirkan Allah tidak dipikirkan manusia.
Tidak semua orang beragama sekaligus beriman.

Jumat, 18 November 2011

RenHar Jumat 18 Nopember 2011.

RenHar Jumat Kliwon 18/11.
1Makabe 4:36-37.52-59.
Luk 19:45-48.
Tindakan Yesus dalam Injil hari ini kiranya mengingatkan kita supaya mau melakukan introspeksi diri atas keseharian hidup kita.
Kita tidak bisa memisahkan hidup keseharian kita dengan peribadatan kita, hendaklah ibadat sebagai sumber inspirasi dalam hidup sehari-hari bersama orang lain, selanjutnya hidup sehari-hari kita persembahkan kembali kepada-Nya sebagai ungkapan syukur, sekaligus mohon kekuatan dan tuntunan agar hidup kita senantiasa selaras dengan kehendak-Nya, mau mengasihi Tuhan dan sesama setulus hati.
Sudahkah kita merawat Bait Allah yang adalah jiwaraga kita?

Kamis, 17 November 2011

RenHar Kamis 17 Nopember 2011.

RenHar Kamis Wage 17/11.
1Makabe 2:15-29.
Luk 19:41-44.
”Seandainya mereka mengerti siapa yang akan datang. Tetapi hati mereka tertutup.”
Hari ini Tuhan bertanya kepada kita, apakah hati kita tertutup terhadap Tuhan yang mau masuk dan menyapa kita?
Dengan sikap rendah hati tanpa apriori, serta menerima sesama apa adanya tanpa menilai apalagi menghakimi, niscaya kita memiliki keterbukaan hati menerima sapaan-Nya.
Salah satu buahnya adalah kemampuan membaca gelagat & mengasihi sesama dengan tulus hati.

Rabu, 16 November 2011

RenHar Rabu 16 Nopember 2011.

RenHar Rabu Pon 16/11.
2Makabe 7:1.20-31.
Luk 19:11-28.
Ketika kita dalam berelasi dengan siapa saja lebih mengedepankan perbedaan, maka yang terjadi hanya ketidak harmonisan atau bahkan konflik. 
Kita diutus selalu mengutamakan sikap dan perbuatan belas kasih.  
Ketika yang utama belas kasih, kita mampu membuka ruang hati menampung perbedaan.
Kita teladani Yesus sehingga jejak-jejak kaki penuh belas kasih-Nya semakin panjang karena perbuatan kasih kita.

Selasa, 15 November 2011

RenHar Selasa 15 Nopember 2011.

RenHar Selasa Pahing 15/11.
2Makabe 6:18-31.
Luk 19:1-10.
Seumur hidup kita selalu di hadapkan dengan pilihan, dari yang sepele sampai dengan yang berat. Apapun pilihan kita semua memiliki risiko.
Kita diutus supaya mau memilih kasih sejati (meskipun tidak selalu manis karena kasih sejati sering sulit dipahami oleh mereka yang kita kasihi), memahami daripada menyalahkan dan mengadili, sebagaimana teladan Yesus yang datang ke dunia untuk menebar kasih sejati, mencari dan menyelamatkan yang hilang.